Minggu, 17 Juli 2011

Pelajaran dari si Tangan Mungil itu

Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat gandakan (pembayarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak. [Al Hadid 18]


Tangan kecil mungil itu terulur mengisi kotak kecil didepan seorang lelaki yang terngadah memelas, berharap ada sedikit rezeki dan kedermawanan hati mereka yang lalu lalang di depannya. Dan gadis kecil itu berhenti. Ia meletakkan sejumlah uang disana.

Malu.


Betapa fitrah kanak kanak itu mengajarkan kita untuk bersedekah, betapa kita yang sehari hari telah diberikan kelapangan rezeki oleh-Nya merasa enggan untuk berhenti sejenak di “post post akhirat” itu. Lupakah kita bahwa dalam kepingan rezeki dari-Nya ada hak mereka? Ada hak mereka yang harus kita keluarkan. Maka jika suatu saat kita merasa kehilangan sesuatu, entah harta yang kita sayangi, benda yang kita miliki, maka bisa jadi, karena keteledoran kita (saya) dalam memberikan hak hak mereka. Bukankah dengan berinfaq / bersedekah  salah satu hikmah nya dapat mencegah seseroang dari musibah yang akan menimpanya. Karena ada takdir yang tidak dapat diubah dan ada pula takdir yang dapat dirubah. Salah satu cara merubah “takdir” buruk yang akan menimpa kita yaitu dengan banyak banyak bersedekah atau berinfaq.

Rasulullah SAW menyatakan, “Sedekah secara sembunyi-sembunyi dapat meredam murka Tuhan” (HR Ath-Thabrani).

Maka pertanyaannya hari ini.. Sudahkan saya melakukan apa yang adik kecil diatas lakukan?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar